Iklan

Jumat, 18 Desember 2015

10 NASEHAT KANJENG SUNAN KALIJOGO

10 NASEHAT KANJENG SUNAN KALIJOGO


1. Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik)

2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
 
3. Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dgn sikap bijak, lembut hati dan sabar)
 
4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
 
5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).
 
6. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, ojo Kagetan, ojo Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).
 
7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).
 
8. Ojo Kuminter Mundak Keblinger, ojo Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).
 
9. Ojo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).
 
10. Ojo Adigang, Adigung, Adiguno (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

(Ditulis oleh Yadi Suryadi)


Senin, 14 Desember 2015

Kualifikasi Akademik Seorang Guru

Mengingatkan kembali tentang Kualifikasi Akademik :
 
a. Guru harus memenuhi kualifikasi akademik S-1/D-IV paling lambat 31 Desember 2015. Apabila tidak dapat memenuhi kualifikasi akademik sampai batas waktu tersebut :
- Guru akan kehilangan haknya untuk mendapatkan subsidi tunjangan fungsional atau;
- Tunjangan profesi (kecuali bagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV tetapi sudah mencapai usia 50 tahun pada 30 november 2013 dan mempunyai pengalaman masa kerja 20 tahun sebagai guru, atau mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a)
 
b. Bagi guru PNS dengan golongan II membuat surat pernyataan tentang kesanggupan menyelesaikan studi S-1 sebelum 31 Desember 2015
 
c. Dalam hal guru yang bersangkutan belum menyelesaikan studi S-1nya pada 31 Desember 2015, maka membuat surat pernyataan pengunduran diri sebagai guru dan mengajukan mutasi menjadi Jabatan Fungsional Umum (JFU).

Minggu, 13 Desember 2015

Bagaimana rasanya???

Bagaimana rasanya kekasih kita didekatin sama orang lain??? 
Rasanya kesal bukan, seperti ada jarum yang menusuk hati dan perasaan. Namun apa yang terjadi jika yang lagi deketin kekasih itu seorang yang mapan, punya pangkat dan jabatan, makin nelangsa saja hati ini. Gimana gak nelangsa coba, kita ini orang yang belum punya apa-apa dan belum jadi apa-apa eh ada orang yang lebih dari kita malah coba deketin pacar kita, gimana rasanya coba. Hati  ini dag dig dug ngedengernya, ada perasaan takut di dada ini, takut dia yang jadi belahan jiwa kita itu malah dibawa lari sama orang lain bahkan menjadi istri orang lain.


Image result for gambar galau


Rasanya kok belum siap untuk ditinggalin, aku kok bisa seperti ini, yang tadinya biasa aja dalam hubungan dengan perempuan tapi rasanya sakit jujga kalau kekasih kita ada yang ngambil. seandainya kekasihku sudah ada di sampingku untuk selamanya, rasanya bahagia sekali hidup ini. Entah kapan aku akan meminangnya, aku selalu berdoa semoga dialah yang terakhir untukku, semoga dialah pelabuhan yang terakhirku tempat ku singgah, tempatku ku pulang, tempat dimana rasa cinta ini menyala-nyala dan dia bagaikan obat bagi penenang jiwa. Amin

(Ditulis oleh Yadi Suryadi)

Sabtu, 12 Desember 2015

Presiden “Recep Tayyip Erdogan”, Pemimpin Turki yang memuliakan Anak Yatim

Atas permintaan seorang anak yatim piatu,  tenaga pengajar dari sebuah sekolah di Turki mengirimkan surat kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Melalui gurunya itu, sang anak meminta presiden untuk hadir dalam pertemuan guru dan orang tua, sebagai ayahnya (Sumber : arrahmah.comAnak Yatim dan Presiden Turki [Facebook]).

Agar nantinya si anak tidak kecewa, Sang guru sudah mewanti-wanti bahwa bisa saja Presiden tidak akan datang, karena seorang pemimpin negara sangat banyak pekerjaan yang harus diselesaikan

yatim1


Sungguh satu kejutan, ternyata Presiden Erdogan menyempatkan diri untuk datang, dan berkata ia akan ikut dalam pertemuan para ayah, sebagai wali dari anak tersebut.

WaLlahu a’lamu bishshawab.
Sumber arrahmah.com

(Ditulis Kembali oleh Yadi Suryadi)

Kamis, 10 Desember 2015

Lima Hal yang Diharapkan Suami dari Istri

1. Dipercaya
Suami paling tidak suka jika tidak dipercaya. Daripada bilang, "Awas ya, jangan jelalatan". Lebih baik do'akan sambil peluk dirinya, "Ya Allah kutitipkan suamiku padaMu. Jaga dirinya agar tetap semangat menjemput rizki yang halal."

2. Dita'ati
Suami adalah seorang pemimpin keluarga. Ia menentukan arah kemana keluarga akan dibawa. Disana akan ada yang mesti diputuskan. Sebuah kekecewaan besar jika keputusan hasil diskusi kemudian di tengah jalan tak dita'ati. Maka, bermusyawarah, namun serahkan keputusan pada suami.

3. Diapresiasi
Suami pulang basah kuyup bawa roti bakar karena sudah kenyang istri malah cuek, pasti suami sakit hati. Tak mengapa bohong untuk bahagiakan suami, makanlah roti itu dan katakan enak sekali.

4. Dicintai
"Lelaki ujiannya wanita, Wanita ujiannya harta". Itu kata sang pujangga. Namun percayalah, seorang suami akan belajar tetap setia saat sang istri mencintai dan berusaha melayani suami sebaik mungkin. Bukan dengan harapan dibalas.

5. Disemangati
Sungguh sebuah kebahagiaan seorang suami, saat diuji kesulitan rizki lalu sang istri memegang tangannya dan berkata, "Duhai suamiku yang baik, kami lebih kuat menahan lapar di dunia daripada mesti menanggung akibat di akhirat karena makanan haram yang masuk ke perut kami. Semangat slalu, aku kan terus mendo'akanmu"

Semoga kau jadi sebaik-baik istri bagi suamimu. Dan semoga para lelaki beruntung mendapatkan istri solehah bidadari surga. Aamiin

From: Setia Furqon Kholid

Ditulis Kembali oleh Yadi Suryadi

Senin, 07 Desember 2015

Soal Latihan Siap UKG Kemenag 2015 Lengkap

UKG 2015 Kemenag
Uji Kompetensi Guru ( UKG ) yang akan dilaksanakan oleh guru - guru naungan Kementrian Agama ( Kemenag ) pada bulan Desember 2015 tentu harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Salah satu bentuk persiapan ialah dengan mengerjakan dan memahami soal - soal latihan UKG Kemenag. Berikut ini merupakan soal- soal latihan UKG Kemenag 2015 Lengkap dengan Kunci Jawabannya yang dapat Bapak/Ibu Guru gunakan sebagai salah satu bahan latihan dalam menghadapi UKG Kemenag tahun 2015. 
Soal soal latihan siap UKG Kemenag 2015 berikut ini dibedakan menjadi contoh soal bidang Uji Kompetensi Kepribadian, Contoh soal Bidang Pedagogik, Contoh soal Pengembangan Profesi Guru ( PPG ), Contoh soal tentang perundang - undangan, dan yang lainnya. Selengkapnya dapat Bapak/Ibu unduh pada link dibawah ini.


Semoga Kumpulan Soal UKG Kemenag tahun 2015 tersebut diatas dapat bermanfaat bagi Bapak/Ibu Guru Madrasah yang akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru Kemenag tahun 2015. Silahkan dishare/disebarluaskan agar dapat dimanfaatkan oleh rekan kita sesama guru lainnya. Salam Pendidikan.

(Ditulis kembali oleh Yadi Suryadi)

Lowongan Managemen Trainee di PT. TELKOM

PT. Telemonukasi Indonesia (TBk)  memberikan kesempatan berkarir kepada Putra dan Putri Bangsa Indonesia untuk posisi Telkom Management Trainee Program Gel. I Thn 2016.

Syarat Pendidikan: S1/S2

Jurusan:
1. Teknik Telekomunikasi,
2. Teknik ELektro,
3. Teknik Informatika/Sistem Informasi,
4. Teknik Industri,
5. Ilmu Statistik/Statistika,
6. Akuntansi,
7. Manajemen/Administrasi Bisnis,
8. Hukum,
9. Psikologi (hanya khusus S2), dan
10. Desain Komunikasi Visual

Persyaratan:
  • Telah menyelesaikan masa studi,dengan menunjukkan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
  • Usia maksimum S1 = 24 tahun, dan S2 = 27 tahun (per tanggal 1 Januari 2016)
  • IPK minimum S1 = 3,00 danS2 = 3,50
  • Melampirkan sertifikat TOEFL-ITP dengan nilai minimal 450
  • Bersedia menjalani masa ikatan dinas selama 2 (dua) tahun
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja Telkom Group
(Ditulis oleh Yadi Suryadi)

Mengenang Cinta Masa Lalu : Kaulah Bunga di Mataku II

Milatul Ulya
Namanya terngiang-ngiang di mataku tatkala nama itu terpampang di struktur diagram pengurus OSIS periode 2002-2003, nama itu tertulis jelas sebagai Wakil Bendahara II, aku tak menyangka dia sehebat itu hingga menjadi pengurus inti OSIS. Di balik tubuh kecil nya dia menyimpan energi yang sangat besar sehingga memiliki buah pemikiran yang cemerlang hingga dapat amanah sebagai Wakil Bendahara. Ternyata gadis cantik itu berjiwa pemimpin dan sabtu kemarin pastinya dia ikut Musyawarah MPK dan mewakili kelasnya, kenapa aku tak ikut saja kemarin, sungguh aku menyesali hal ini. Aku mungkin bukan tipe pelajar yang suka rapat atau dengar pendapat, aku lebih suka yang biasa saja, belajar lalu menulis PR, ikut lomba dan bersosialisasi dengan normal tanpa harus ikut OSIS.

###################################

Kelas ku di I F tergolong biasa saja dalam urusan organisasi namun di kelasku merupakann kelas "Neraka" kenapa ku bilang demikian? Karena di kelas I F banyak berkumpul orang-orang cerdas yang di SMP nya merupakan juara kelas. Ada Ani Juara Umum waktu di SMP Negeri 1 Cinangka, saingan beratku dulu. Ada Harun Juara kelas dari SMP Muhammadiyah Cilegon, lalu ada Pratama Juara dari SMP Negeri 4 Cilegon, Kemudian ada Amri juara dari SMP 1 Cirebon. Sepertinya mereka akan jadi batu sandunganku dalam meraih prestasi. Benar saja selama aku di kelas 1 belum satupun aku meraih juara. Aku benar-benar gak habis fikir, ketika aku di kelas 3 D SMP aku selalu juara namun setelah ditelisik ke wali kelas, ternyata teman-temanku di kelas 3 D SMP itu biasa-biasa saja bahkan teman-temanku sering membuat onar di kelas bahkan dengan kelas lain, selain itu telah membuat guru seniku marah dan tidak mau mengajar di kelas. Puncaknya ketika patung di depan pintu masuk sekolah di rusak oleh Si Hakim si anak bengal, sampai-sampai pembuatnya pak Karto menangis karena patung itu merupakan buah karya seninya. Benar-benar pengalaman pahit yang harus ku tanggung karena akibatnya aku di panggil ke ruang kepala sekolah  karena harus mempertanggungjawabkan perbuatan teman-temanku.

Sabtu, 12 Oktober 2002
Sabtu sore saat semua pengurus OSIS sedang sibuk-sibuknya untuk membakar bebek dan ayam, aku duduk di ruang OSIS yang begitu luas, maklum ruang OSIS ini baru masih orisinil, baru dibangun tahun pelajaran yang lalu. Waktu itu hari sudah sore karena langit malam sudah hampir datang. Ulya (sapaan akrab Milatul Ulya) datang ke ruang OSIS dan menyapaku untuk pertama kalinya, lembut benar suaranya. Dia memintaku untuk membantunya untuk menyiapkan acara makan-makan, lebih tepatnya pembubaran panitia LATGAB Ekstraakurikuler yang 3 hari yang lalu telah berhasil di adakan dengan sukses. Dia menyuruhku mengikutinya dan akupun ikut dengannya. Ulya benar-benar begitu mempesona diriku, suara lembutnya menggetarkan jiwaku, aku begitu terpesona dibuatnya, aku berfikir gadis secantik dia apakah sudah ada yang punya???? Entahlah, kupendam saja perasaan ini hingga saat Ulya menikah pun dia tidak tahu bagaimana perasaanku padanya.

Malam itu kami pengurus OSIS beserta pembina duduk santai dan sarasehan membahas acara LATGAB yang sudah berjalan dengan baik, kami bahas dengan santai sambil makan-makan karena memang ini saatnya santai. Aku melihat Ulya begitu damai dan biasa saja, tidak ada rau capek maupun lelah di wajahnya tetapi dia terus mengikuti arahan pembina dan sesekali menjawab pertanyaan dan mengajukan pertanyaan kepada Sekretaris OSIS pada waktu, kalau tidak salah namanya Tahmidi. Dalam fikirku aku begitu kecil dan inferior diantara orang-orang itu, aku begitu pendiam, aku tidak bisa menyampaikan kata-kata seperti mereka, itu lah pengalamanku sebagai Pengurus OSIS, selama jadi pengurus OSIS aku selalu jadi jongos, tukang suruh ini dan itu, selalu jadi langganan seksi perleng Tekapan di setiap acara. Mungkin hanya itu yang dapat aku lakukan dan memang mungkin itulah keahlianku. Belum saatnya aku menjadi pemimpin acara. Namun demikian, aku tetap bersyukur pada Allah aku bisa belajar berorganisasi di OSIS dan dapat bersahabat dengan orang-orang hebat dari setiap kelas.

################################################

Siang itu ketika pelajaran Sejarah lagi asyik-asyiknya, aku dikagetkan dengan datangnya bu Sofie ke kelas. Bu Sofie guru BP beliau yang menangani murid-murid yang nakal dan punya kasus melanggar peraturan sekolah. Ternyata Joe telah melanggar peraturan dengan sistem poin yang pada waktu itu menjadi sistem pengamanan bagi murid yang melanggar peraturan, namun sistem poin ini menjadi sistem yang baru bagi kami karena sistem ini sebenarnya adalah sistem percobaan, kami dijadikan bahan percobaan Guru-guru bagian Kesiswaan. Joe keluar dari ruang BP dengan muka kusutnya, kemudian tanpa kami tahu dia menggebrak meja:

"Gubrakkkk!!!!!" Suara meja begitu kencang, 
"Kurang ajar!!!, siapa diantara kalian yang melaporkanku pada Guru???" tanya nya dengan suara keras
"Kalau kalian tidak mengaku, ayo kita duel satu satu di lapangan "

Tidak ada satu pun teman-teman lelaki ku yang mengiakan dan tak ada pula yang mau berantem siang itu, Joe benar-benar kalang kabut karena nilai batas untuk mendrop out siswa sudah hampir mengenainya. suasana pun hening dan kembali hidup setelah Pak Iksan Guru Bahasa Indonesia Masuk dan membahas Majas.

###########################################

Aku sangat tertarik dengan kemiliteran dan kuputuskan untuk mendaftar menjadi anggota PASKIBRA di sekolah. Namun, hari berganti hari tak dipanggil pula aku buat latihan, namun teman-temanku yang lebih tinggi dari aku sudah dipanggil bahkan yang tidak mendaftarpun dipanggil untuk mewakili SMA dalam pengibaran Bendera Merah-Putih di Kecamatan.


BERSAMBUNG.............

Guru Madrasah juga Guru Sekolah

Sekolah dan Madrasah memasuki minggu kedua UAS dan UAS merupakan waktu dimana siswa/I menentukan nasibnya di semester ganjil ini, apakah nilai baik atau buruk. di UAS juga menjadi ajang pembuktian bagi siswa yang berkompetisi untuk saling memperubutkan supremasi kebintangan dalam kelas. Menjadi juara kelas adalah cita-cita setiap siswa/I yang belajar, menjadi juara kelas merupakan impian setiap Siswa/I dalam membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuanya, suka atau tidak suka ajang mencari juara kellas di event UAS ini menjadi sebuah prestasi tersendiri karena tak jarang para siswa menjadi rajin belajar untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Pelajaran antara Sekolah dan Madrasah ada sedikit perbedaan, yang mana pelajaran di Madrasah sedikit lebih banyak dibandingkan dengan pelajaran di sekolah yang sudah umum kita kenal, beberapa pelajaran yang tidak ada di sekolah diantaranya:

1. Akidah Akhlaq
2. Akhlaq
3. Al-Qur`an Hadis
4. Sejarah Kebudayaan Islam
5. Fiqih
6. Ushul Fiqih
7. Ilmu Hadis
8. Ilmu Tafsir
9. Ilmu Kalam
10. Bahasa Arab
11. Baca Tulis Al-Qur`an

Kesebelas matapelajaran itu menjadi ciri khas Madrasah dan menjadi ikon Sekolah Umum yang bercirikan Agama Islam. Di Kabupaten Serang sendiri ada beberapa Madrasah yang membuka jurusan Keagamaan selain jurusan IPA dan IPS, diantara Madrasah tersebut ada MA Darul Anwar, MA Rancaranji, MAN Kragilan dan satu lagi saya lupa nama Madrasahnya yang terletak di Bojonegara. Saat ini Sekolah dan Madrasah berlomba-lomba dalam menarik siswa agar bersekolah di di tempatnya itu, dalam setiap kasus siswa bersekolah lebih banyak di Sekolah umum baik itu SMA maupun di SMK. makin berjamurnya sekolah dan Madrasah di mana-mana ibarat jamur di musim hujan dan hal ini karen ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu, diantaranya:

1. Ijin operasional membuat Sekolah/Madrasah dipermudah
2. Ada sumber-sumber pendapatan yang melimpah bagi guru seperti BOS, Tunjangan Fungsional
    dan sertifikasi
3. Semakin beragamnya keinginan orang tua dalam mendidik anak-anaknya
4. Ada konflik politis diantara guru dengan guru dan sekolah/yayasan
5. Unsur prestise menjadi seorang Kepala Sekolah/ Madrasah sehingga ada beberapa guru yang 
    memutuskan untuk membuat sekolah.

Terlepas dari beberapa isu diatas, sebagai seorang guru kita seyogyanya memperhatikan tugas awal kita sebagai seorang pendidik, kita harus benar-benar tahu caranya mendidik dan mengajar anak-anak didik kita. Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. (UU No.20 THN 2003, PSL 39 (2)). Tenaga Kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. (UU No. 20 tahun 2003 pasal 1 (BAB 1  Ketentuan umum)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pendidik artinya orang yang mendidik dan tugas seorang Guru itu tidak hanya mendidik saja tetapi juga untuk mengkader, mengkader calon-calon pemimpin bangsa yang akan memimpin bangsa ini di masa depan. Jadi, seorang guru itu tidak hanya mengajar saja, masuk kelas lalu mengabsen lalu mengajar dan pulang begitu saja itu namnya bukanb seorang Pendidik dan bukan seorang guru dia memang seorang guru tetapi yang dikerjakannya bukanlah seperti guru. 

Ada lagi yang hangat adalah sertifikasi guru dan tunjangan fungsional, saat ini guru benar-benar dibutakan dengan materi berupa uang. lupa dia tugasnya sebagai seorang guru, guru sertifikasi sekarang disibukan dengan berbagai pemberkasan untuk mendapatkan tunjangan baik itu sertifikasi maupun tunjangan fungsional, walaupun terkadang kompetensi yangh dimiliki oleh guru tersebut tidak memadai untuk mendapatkan sertifikasi, hal ini dapat dibuktikan bahwa ada 3000-an guru sertifikasi tidak sesuai dengan persyaratan baik itu jam mengajarnya maupun kompetensi yang dimiliki. Pada akhirnya guru-guru ini lupa tugasnya sehingga disibukan dengan berbagai pemberkasan dan pemberkasan. 


Apa yang mesti dilakukan dengan fenomena seperti ini??  

(Ditulis oleh Yadi Suryadi)
 

Minggu, 06 Desember 2015

Puisi Berantai I

PELAKU:
Pangeran cinta  (A)     Petani  (B)
Orang miskin  (C)       Dokter (D)
 
A  :  Julaiha kenapa kau pergi meninggalkan ku ! kau membuat
        Kepala ku serasa ingin ku…..
 
B   :  pacul…. Adalah alat kesayangaan ku disaat aku  sedang…..
 
C   :  kelaparan ……..setiap hari yang aku rasakan hanyalah kelaparan  dan ingin sekali ku….
 
D  :  suntik ………. Merupakan  langkah sebelum  prosesi operasi  
 
A  :  didadaku…….. masih terlukis wajah mu yang penuh dengan……
 
D  :  panu ….adalah penyakit yang biasanya menyerang …….
 
C  :  orang  miskin…. Itulah julukan bagi kami sebagai……
 
B  :  petani ……… walaupun kami petani tetapi kami memiliki……
 
A  :  rasa galau yang tinggi …… dapat menyebabkan….
 
B  : gagal panen  merupakan kendala yang sering kami rasakan disaat kami   semua….
 
D  : keracunan merupakan faktor yang buruk bagi …….
 
B  : kerbau……menjadi teman satu satunya disaat membajak sawah .dan di sekitar area
       sawah   masih banyak  terdapat…..
 
C  : pengemis jalanan itulah yang dapat kami lakukan disaat…….
 
A  : cinta ku kau tolak mentah mentah setelah kau …..
 
D  : minum bodrex  3 X sehari ,  jika pusing terus berlanjut hubungi…
 
A  : penghulu, sudah ku siapkan ,undangan sudah ku sebar tapi kenapa kau memakai
 
C   : baju compang camping itulah permata yang biasa kami pakai
 
B   : sesudah kami membajak sawah,kami  beristirahat sejenak dan memakan bekal    dari
        rumah seperti…
 
D   : perban, kapas , alcohol, beta dine merupakan perlengkapan operasi
 
Karya: Anonim

(Ditulis kembali oleh Yadi Suryadi)
 

Sabtu, 05 Desember 2015

Kenangan Cinta Masa Lalu : Kau Lah Bunga di Mataku

20 Gambar Foto Bunga Mawar Merah

"Hei, kenapa kau gak mau datang???" Sahut Ersan, teman ku yang berbadan Gemuk
"Rasanya sakit San...."  Jawabku
"Dia akan lebih sakit jika kau tak mau datang dan memberi do`a untuknya" Ersan meyakinkanku
"Baik lah..., " Ku simpan bunga Mawar merah di meja dan ku beranjak dari kamarku dan bergabung dengan Ersan dan ketiga temanku.


Sabtu, 20 Juli 2002

13 Tahun yang lalu ketika itu sayup terdengar gerimis hujan menjatuhi atap rumahku, ku dekapi sebuah berkas yang tertutupi map berwarna biru. Lalu ku baca dan aku mengerti bahwa aku telah diterima di sekolah tujuanku di SMAN 1 Kota Depok kebanggaanku. Ku yakin bahwa tempat ini lah yang aku inginkan sebenarnya. Siang itu terasa seperti pagi karena langit siang berubah padam ketika kumpulan-kumpulan awan hitam mengerubunginya pertanda bahwa sang hujan akan membanjiri tanah gersang ini karena telah berbulan-bulan di hinggapi kemarau panjang. Namun bagiku hari itu terasa istimewa karena kami Anak-anak baru dari SMAN 1 Kota Depok di kumpulkan dalam satu tempat untuk mengikuti acara pembukaan MOS.

Di acara MOS aku begitu bahagia karena dapat bersahabat dengan orang-orang yang unik. Yang pertama Eep, Eep begitu aneh dengan suaranya yang parau dia tak begitu meyakinkan sebagai seorang lelaki. Kedua Eka, Eka begitu dewasa dan Pede terhadap apa yang dia lakukan, dia begitu halus perkataannya namun anehnya di saat yang bersamaan dia seperti Tukul yang mampu mengocok perut kita dengan tingkah dan lawakannya yang segar, tak kusangka si Eka pandai melawak. Yang ketiga Raihan, Raihan adalah tokoh diantara sahabat kami yang paling puitis dan juga lucu karena disamping dia "amat sangat gemuk" dia begitu gemar menonton film India, entah apa yang difikirkannya sehingga apapun pendapatnya selalu saja dia kait-kaitkan dengan beberapa judul film India. Keempat Ulya, dia satu-satunya sahabat perempuan dalam geng kami yang paling cantik. Ulya orangnya periang dan gaul banget, namun selain dia gaul dan selalu up to date, Ulya sangat pandai dalam pelajaran Biologi. Terakhir Naj, Naj begitu lugu dan sahabat kami yang paaaaaaaling lembut, Naj begitu halus perkataannya, saking halusnya suaranya pun tak dapat aku dengar. hehe.....

Tak seperti MOS-MOS pada saat sekarang, MOS ketika ku dulu sewaktu masih SMA, MOS sangat angker, MOS itu suatu alat untuk balas dendam atas perlakuan senior pada diri junior yang saat ini sedang MOS, entah apa yang harus kita lakukan karena dengan adanya MOS hanya akan menambah daftar panjang korban atas MOS itu sendiri. Seperti kejadian pada waktu itu tatkala kami semua di kumpulkan di lapangan dan membentuk sebuah lingkaran lalu ada satu orang siswa yang katanya hilang. Kami mencoba untuk mencarinya ternyata tidak ketemu karena korban penculikan itu ternyata hanya di umpetin oleh kakak senior, waduh betapa jahatnya kakak senior pada kita. Kami putus asa karena tidak jua mendapat titik terang. Kami benar-benar kalah oleh permainan panitia MOS. Selalu saja ada korban yang mesti kita cari. Si korban bernama Lilis, lalu Lilis pun ami cari sampai larut malam yang pada akhirnya tidak dapat kami temukan.

Tepat pukul 23.00 kami di "Gelinding" supaya masuk tenda dan lekas tidur, karena acara penutupan MOS dilakukan pada pagi hari sekira pukul 08.00 upacara penutupan dilaksanakan. Aku tak bisa tidur dengan keadaan tertekan apalagi sejak teman satu kelas hilang di acara MOS, atau lebih tepatnya dihilangkan. Aku mencoba tertidur tapi tetap saja tak bisa, di saat peserta MOS yang lain tidur pulas aku malah membuka mata dan telinga dan mendengarkan dengan seksama obrolan panitia MOS di basecamp.

"Gel...., tadi tuh kurang serius kamu"
"Masa sih Du,  perasaan sudah mateng deh"
"Emang nasi mateng, mbahmu!!"
"Coba kita pakai acara marah-marah dan ada nangis-nangisnya wah lebih seru tuh"
"Iya bisa asalkan si Lilis udah dikasih tahu dulu"
"Yo wes yo wes, wes bengi turu loh"

Benar dugaanku kan, ternyata ini cuma akal bulus panitia buat ngerjain kita, dasar ya. Pukul 08.00 tepat dan upacara pun di mulai. Kami para peserta MOS benar-benar lelah dengan acara ini, yang kami fikirkan hanyalah pulang, pulang dan pulang. Pembina upacara pun meninggalkan tempat upacara. Anak-anak kelas satu yang baru benar-benar  lucu, disaat penting ini ko malah ada yang pakai kaos kaki warna-warni, tali sepatu pakai tali rafia dan macem-macem lah, mungkin istilahnya ucapan selamat datang di Sekolah atau juga perkenalan dengan warga-warga di Sekolah ini, namun terlepas dari itu semua aku bahagia dan sesuai targetku lulus dari SMP dengan nilai terbaik dan masuk sekolah favorit, oh senangnya......, namun di saat ku mau pulang bawa peralatan aku melihat sosok perempuan kecil dan berjilbab panjang, swiiiiiirrrr..........., aku terpaku melihat keanggunannya siapakah gerangan wanita itu??? kenapa baru kali ini kau kulihat??? kemana saja aku selama ini yah??

Dia masuk ke kelas I B dan aku pun pulang karena mang Iyus sudah menungguku di jalan, "Baiknya aku kenalan besok saja siapa tahu masih bisa kenalan. Akhirnya di siang hari yang temaram itu karena di hinggapi awan hitam cumulonimbus yang siap-siap menurunkan isinya aku pergi pulang dengan hati penuh tanya, aku akan tanyakan pada temanku yang di kelas I B mudah- mudahan dia tahu.

BERSAMBUNG.........

(Ditulis oleh Yadi Suryadi)

Jumat, 04 Desember 2015

Contoh Surat Lamaran Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri

SURAT LAMARAN GURU SILN

Yth. BAPAK MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UP. SEKOLAH INDONESIA LUAR NEGERI (SILN)
Di
            Jakarta


Yang bertanda tangan di bawah ini:
NAMA                              : Yadi Suryadi
Pendidikan Terakhir         : Akuntansi S1     
Alamat                              : Kp Kubang RT/RW 02/05, Desa Kubang Baros, Kec. Cinangka-Kab. Serang
Instansi                             : MA Darul Anwar Boarding School
Email                                :  surya7andromeda@gmail.com       
No Telepon                       : 0812 1374 9614                           
No. Passport                     : A 9577576

Melamar pekerjaan pada posisi Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)  di satuan kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan saya siap ditempatkan di SILN sesuai petunjuk dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebagai pertimbangan berikut saya lampirkan berkas persyaratannya.

Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenarnya.

Serang, 04 Desember 2015



(Yadi Suryadi, S.Akt)

(Ditulis oleh Yadi Suryadi)

Santri berkualitas Vs Santri yang cari identitas

image

Apa yang ada di benak anda tentang santri Pondok Pesantren???
Mungkin, anda akan berfikiran seperti saya, santri itu rajin belajar, menghafal dan beribadah serta patuh terhadap pimpinan dan gurunya. Tetapi hal ini berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Ponpes D (nama samaran). Kakak senior di Ponpes D menjadi saksi betapa sulitnya mengatur bebarapa santri yang perlu mendapat perlakuan khusus. Untuk pergi sholat Shubuh saja harus di siram air se-ember. Di suruh mengaji ba`da Maghrib malah pergi mandi dan setiap hari ada saja alasan untuk tidak mengaji. Beberapa kali sudah di peringatkan oleh ketua santri, sebut saja ketuanya adalah si Fauzy. Fauzy bahkan sempat memanggil santri-santri yang perlu pembinaan khusus ini di masjid dan di temani oleh guru Ekonomi yang pada waktu itu berada di Ponpes, maklum saja Ponpes D baru saja membuka pendidikan formal setingkat SLTA pada 2011 yang lalu dengan nama Madrasah Aliyah. 

Dalam forum itu dijelaskan bahwa seorang santri seperti mereka sebetulnya punya potensi dan kelebihan masing-masing dan tidak perlu melanggar peraturan yang sebetulnya memang sudah dituliskan semenjak pelantikan Ketua Santri 3 bulan yang lalu, dan terungkap beberapa alasan dari mereka mengapa mereka bisa melakukan pelanggaran secara berulang.

Dari forum itu terekam jelas bahwa diantara mereka memiliki alasan yang cukup spesifik:
1. Tidak betah
2. Ponpes tidak memiliki fasilitas yang memadai
3. Memiliki kebiasaan buruk di rumah yang dilakukan di Ponpes
4. Dibanding-bandingkan oleh guru dengan saudara yang bisa menjawab tes lisan
5. Tidak ada hiburan
6. Belum berubah dari kebiasaan lama 

Dari keenam alasan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa beberapa santri ini ada masalah dalam perilaku dan kebiasaan mereka, ada beberapa sikap mereka yang harus di rubah dan memang harus bebenah supaya ada perubahan ke pada yang lebih baik dan positif.

Sehingga dari penjelasan di atas timbul adanya santri yang berkualitas dan Santri yang cari identitas.
Mengapa hal ini terjadi??? karena Kedewasaan
Kedewasaan muncul ketika seseorang dihadapkan pada suatu masalah dan dia tahu bagaimana menghadapinya maka jadilah dia Santri yang berkualitas, lain halnya dengan santri yang cari identitas, dia sibuk mencari sesuatu yang menurut dia penting namun melupakan tujuan awal pergi ke pondok. Dalam hal ini penulis berkesimpulan bahwa santri itu ada yang berkualitas dan ada pula yang cari identitas.

Menyikapi hal ini ada ayat Al-Qur`an yang berbicara tentang perubahan Allah Ta’ala berfirman :

إنَّ اللهَ لا يُغَيّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّى يُغَيّرُوْا مَا بِأنْفُسِهِمْ
Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’ad ayat 11)

Ayat ini merupakan salah satu dari sekian ayat yang sering dijadikan dalil untuk sesuatu yang tidak dimaksudkan maknanya oleh Allah Ta’ala. Ditempatkan pada yang bukan tempatnya. Yaitu ketika ayat ini disampaikan dalam bentuk anjuran untuk melakukan sebuah perubahan, bahwa perubahan itu harus dimulai dari diri manusia itu sendiri kemudian perubahan akan datang dari Allah Ta’ala untuk mereka. Sering disebutkan oleh para da’i bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum yang ditimpa kelemahan, kehinaan, perpecahan dan dikuasai musuh sampai mereka mau merubah apa yang ada dalam diri mereka berupa penyimpangan dalam syariat dan pembangkangan kepada Allah. Sehingga makna yang dipahami dari penjelasan mereka adalah bahwa perubahan itu adalah perubahan kepada yang lebih baik dari yang tadinya berupa keburukan dan kehinaan.

Ayat ini, tidaklah seperti yang sering kita dengarkan dari ungkapan para da’i tersebut. Bukan juga makna itu yang diinginkan Allah Ta’ala. Semua ulama tafsir menyebutkan makna yang berbeda dari ungkapan tersebut. Tidak pernah ada yang mengisyaratkan kepada makna itu kecuali Imam Ibnu Katsir rahimahullahu ketika ia menyebutkan sebuah hadits dalam pembahasan ayat ini. Hadits yang diriwayatkan dari Ali radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Namun, Ibnu Katsir berkata setelah menyebutkan hadits itu, “Hadits ini gharib, dan dalam sanadnya ada rawi yang tidak aku kenali.” (III/504)

Imam ath-Thabari dalam Jâmi’ al-Bayân (XIII/81) menyebutkan bahwa makna ayat ini : “Allah tidak akan mencabut kenikmatan atau keafiatan yang Dia anugerahkan hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka berupa ketaatan kepada Allah.”

Mudah-mudahan dengan adanya pengalaman ini menjadi batu pemantik semangat bagi para santri yang belajar di Pondok dan tetap istiqomah dalam belajar.

Wallahu a`lam bishawab........

(Ditulis oleh Yadi Suryadi)