"Menginspirasi anda semua"

Selasa, 26 Mei 2015

Untuk S

Ingin sekali aku memetik bunga yang ada di dekatku, namun rasanya aku sulit mendekat. Aku sulit mendekatinya karena beberapa hal, ada suatu dinding pemisah atau ada sebuah sekat yang membuat kami begitu sulit untuk berucap kata, padahal aku mencintainya dan aku yakin bahwa dia pun sama mencintaiku. Ada keadaan yang membuat kami begitu sulit untuk bercengkerama, sulit untuk sekedar  menuangkan perasaan cinta dan sayang. Dia pantas untuk aku kasihi, dia pantas untuk aku sayangi dan dia berhak bahagia, kebahagiaan yang pantas dia dapatkan. Jika Tuhan menghendaki, ku harap dia menjadi bagian dari hidupku. Hidupku hampa jika tanpanya, hidupku sempurna jika disempurnakan olehnya.

Hari itu entah kenapa berbeda dari biasanya, ini diluar kebiasaannya sebagai seorang yang periang. Hari itu dia murung, sedih dan diam seribu bahasa. Kuingin menghiburnya namun dia menolak dengan kasar, "mungkin lagi emosi, atau dia punya masalah berat" pikirku dalam hati. Setiap hari dia selalu tersenyum manis tersimpul dibibirnya, dia begitu manis dan cantik dengan senyuman indah dan tawa kecilnya, namun karena ada suatu hal kecantikannya hilang di telan angin yang baru saja mengibaskan indah kerudung merahnya. 

Aku tak menyangka jika aku seperti ini, aku jatuh cinta pada seorang yang ditinggalkan, kuharap ini perasaan yang tulus bukan nafsu semata, jika Tuhan mengijinkan ku ingin dia jadi pendampingku satu untuk selamanya hingga ajal menemui kami satu persatu untuk bertemu di Syurga Cinta-Nya. Aamiin.


Dalam Doa kubersujud
Untuk S..........
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar